Tambang Pasir di Korsel di Tutup

Kategori Berita

Iklan

Tambang Pasir di Korsel di Tutup

radarntb.net
Jumat, 14 Januari 2022

Tambang Pasir di Korsel di Tutup

LOMBOK TIMUR (RadarNTB) - Tambang Pasir atau Galian C di Desa Korleko Selatan (Korsel), Kecamatan Labuhan Haji ditutup karena tidak memiliki izin serta kerap menimbulkan pencemaran sungai yang berdampak terhadap sedimentasi jaringan irigasi dan tertutupnya sawah masyarakat mengakibatkan gagal panen.


Hal itu di ungkap kan oleh Kepala Bidang(Kabid) Penegakan Perda Polisi Pamong Praja Lotim Sunrianto kepada sejumlah awak media Kamis (13/1/2022).


Dikatakan, sebagai penegak perda 8 tahun 2013 tentang pengelolaan dan perlindungan lingkungan, penutupan tambang Galian C itu dilakukan pada bulan oktober lalu dikarenakan tidak mengantongi izin, serta tidak memenuhi teknis penambangan,


Penambangan Pasir atau Galian C itu, dilakukan oleh inisial MN warga asli Korsel yang ilegal dan tidak punya badan usaha yang resmi.


"penambangan itu dilakukan oleh MN dan tidak mempunyai badan usaha yang resmi, jadi sesuai kesepakatan kita dengan Dinas Lingkungan hidup dan pihak Desa Korsel jadi kita tutup hingga sekarang" ungkap Sunrianto ketika dikonfirmasi wartawan pada, kamis(13/1/22). 


Selain itu, Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup (LHK) Lombok Timur Habib mengatakan, Tambang tersebut dihentikan operasinya karena melakukan pembuangan limbah tambang ke sungai yang menyebabkan sungai rumpang keruh, selain itu tambang tersebut tidak memiliki izin usaha pertambangan.


"itu kita tutup karena tidak mengantongi izin, dan bukan hanya di korsel saja melainkan tambang yang ilegal di lotim juga" ujarnya.


"Tidak hanya tambang di korleko selatan saja, semua tambang yang diketahui membuang limbah dan mencemari lingkungan dihentikan operasinya. Apalagi tambang yang tidak memiliki izin, yang  memiliki izin juga ditegur dan dibina, bahkan bisa dicabut izinnya," pungkas Habib (lia)