Cerita Dibalik Badut Boboiboy Taman Rinjani Lombok Timur

Kategori Berita

Iklan

Cerita Dibalik Badut Boboiboy Taman Rinjani Lombok Timur

radarntb.net
Sabtu, 08 Januari 2022

Cerita Dibalik Badut Boboiboy Taman Rinjani Lombok Timur

LOMBOK TIMUR (RadarNTB) - Cerita dibalik Badut Boboiboy yang sering menghibur warga di Taman Rinjani, Selong, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Provisni Nusa Tenggara Barat (NTB).


Berangkat dari kebutuhan hidup serta ekonomi dibawah rata-rata, membuat Lukman (26) pemuda asal Selong, Lotim, harus bekerja sebagai badut Boboiboy untuk bertahan hidup.


"saya kerja sebagai badut boboboy sudah dua tahun bermula diawal tahun 2020, kerjaan saya keliling bawa toples dengan sasaran pengunjung di taman," kata Lukman, Sabtu (8/1/2022).


Lukman menjelaskan, alasan nya menggeluti pekerjaan sebagai badut  dikarenakan minimnya pekerjaan ketika pandemi covid-19 melanda seluruh dunia, ekonomi kacau karyawan banyak dirumahkan, ada juga yang di Putus Hubungan Kerja (PHK).


Lukman menjadi salah satu diantara mereka, dia di PHK dari sebuah perusahaan swasta yang ada di Lombok Timur.


Karena tidak punya kerjaan, dan sulitnya mencari kerja, akhirnya Lukman terpaksa menggeluti pekerjaan sebagai Badut Boboiboy.


"saya di PHK di akhir tahun 2019, karna bos saya dengan anggaran yang minim dampak covid akhirnya memilih pekerjaan sebagai badut". Tambah nya. 


Dikatakan, penghasilan menjadi Badut tidak bisa ditentukan, namun Lukman tetap bertahan dengan pekerjaan itu, demi bertahan hidup sebelum dirinya mendapat pekerjaan yang lebih menjanjikan.


"memang selalu ada yang saya dapat hasil keliling sambil jadi badut, namun tidak menentu, kadang 100-san lebih kadang kurang karna saya ke taman jam 4 pulang jam 9 malam" ujar nya. 


Kendati begitu, Lukman menikmati kerjaannya sebagai Badut, sebab pekerjaan itu dirasa punya manfaat untuk orang lain, seperti misalnya ada anak kecil yang sedang menangis dia mampu menghiburnya sehingga anak tersebut berhenti menangis.


Kepuasan Lukman terasa ketika dia bisa menghibur orang lain dengan profesinya itu.


"saya sangat menyukai pekerjaan badut ini, karna di taman selalu saja ada kejadian seperti anak kecil menangis, saya hibur dan itu bisa menghibur mereka pula dengan cara ceria " kata nya. (lia)